Suara kekehan seseorang terdengar memenuhi ruang keluarga rumah keluarga Andaran, ketika Tasha turun dari lantai dua. Tommy menoleh kearah tangga melihat putrinya yang sudah rapih dan sangat cantik seperti biasa. "Mau pergi, Nak?" "Iya, Yah. Tasha ada janji sama teman Tasha." Tommy manggut-manggut mengerti mendengar ucapan putrinya. "Kakak kok keluar rumah terus sih, Kakak sekarang jarang banget di rumah. Padahal Kakak lagi libur sekolah kan." Ujar Tashi tiba-tiba merengek manja membuat Tommy tertawa. "Biarkan saja, Sayang. Kakak kamu sudah ada janji, nggak enak kalau Kakak kamu main batalin aja, benar kan?" "Tapi kan, Pa--" "Sudah, tidak apa-apa. Kamu bisa kapan-kapan di temenin Kakak kamu." Selak Tommy tak melarang putri sulungnya yang hendak keluar rumah. Jawaban pria paru

