Motor Sky melaju membelah jalan raya, pemuda itu bahkan benar-benar mampir ke toko penjual helm dan membelikan Tasha helm baru. Padahal, Tasha tidak masalah jika ia tidak memakai helm. Namun, pemuda itu tetap saja membelikannya. Meskipun ragu, Tasha akhirnya menerima helm pemberian Sky kepadanya. "Kenapa kita ke sini? Rumah aku belok kanan tadi." Ujar Tasha setengah berteriak agar Sky mendengar suaranya. "Ada yang mau saya bicarakan." Ucapnya membalas tegas seakan gadis yang sedang ia bonceng tidak bisa menolak lagi. Lagi-lagi pasrah, Tasha membiarkan Sky membawa kendaraan roda dua pemuda itu entah kemana. "Di sini saja, tidak jauh dari rumah kamu kan?" Tanya Sky yang benar adanya. Ternyata Sky membawanya ke sebuah coffee shop yang hanya 15 menitan saja dari simpang perumahan Tas

