Tashi diam-diam terus melihat kearah helm yang di pegang kakak tirinya itu dengan sorot mata yang sulit di jelaskan. Bahkan sampai kendaraan roda empat yang di tumpangi mereka sampai di depan rumah keluarga Andaran pun, Tashi masih menatap gerak-gerik Tasha yang terus saja memeluk erat helm yang masih terlihat baru itu seakan-akan itu benda yang sangat berharga. Pasti itu dari kak Dipo, ck dasar pembohong. gerutu Tashi masih berpikir demikian. "Loh, kalian pulang bareng, Nak? Eh, sayang itu helm siapa, Nak?" Shinta ibu tiri Tasha sontak langsung mencerca bertanya ketika kedua putrinya tiba di rumah secara bersamaan dan melihat kearah benda yg di pegang anak tirinya ingin tahu. "Ini punya teman Tasha, Ma." balas Tasha singkat masih dengan perkataan yang sama ketika Tashi juga bertanya s

