Jetro duduk dengan sikap kaku, sementara Dayu dan Janur terus menunjukkan sikap gelisah. Baru saja mereka melewati malam penuh horor dengan hilangnya Alina, kini panggilan dari rumah sakit mengharuskna mereka diliputi kecemasan akan kondisi Binari. Di ruang tunggu, ketiganya sudah menunggu selama satu jam untuk bertemu dengan dokter yang mengatakan kondisi Binari tidak lagi akan bertahan lama. Setelah sempat membaik, ternyata wanita itu justru memberikan tanda-tanda semu untuk pulih seperti semula. Janur menghela napas resah dan hatinya mulai merasa tidak nyaman. Malam baru saja menjelang dan jam di dinding ruang tunggu baru menunjukkan pukul tujuh lewat beberapa menit. Ruangan yang berpendingin itu tidak menghalangi Janur untuk berkeringat. Kini rasa gerah yang dipicu oleh kecemasan mu

