Arwah Penasaran

1069 Kata

Sekelompok anak-anak pulang mengaji terlihat berjalan sembari bercanda dan tertawa riang. Malam itu cukup terang karena bulan purnama bersinar. Ketika melewati rumah joglo, salah satu dari mereka mulai melemparkan canda untuk menggoda temannya yang penakut. “Coba kamu masuk ke rumah itu, pasti ketemu hantune, Pri!” cetus anak yang menyelempangkan sarung di bahunya. “Supri memang kether (penakut) banget, kok! Mosok wani (Masak berani)!” imbuh anak yang satu lagi. Teman mereka yang bernama Supri meleletkan lidah dengan kesal. “Mak’e ngomong nek omah kui ono jin sing golek tumbal! Emoh aku golek perkoro! (Ibu pernah bicara jika rumah itu ada jin yang mencari tumbal! Aku nggak mau cari masalah!)” “Halah … ngomong wae wedhi! (Halah … bilang aja takut!)” Mereka semakin memanas-manasi Supri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN