Suzanne datang ke rumah mungil Anastasya saat Anastasya sedang memasak. Dia masih mengenakan celemek ketika membuka pintu. Anastasya sangat terkejut melihat Suzanne datang ke rumahnya. Suzanne adalah wanita yang selalu memancarkan keanggunan bak seorang putri. Itu kesan pertama saat Anastasya bertemu Suzanne. “Hai, Ana.” Suzanne melambaikan tangan. “Hai,” Anastasya menyahut ramah dengan seulas senyum. Dia agak curiga akan kedatangan Suzanne. “Boleh aku masuk?” “Ya, tentu. Silakan.” “Kamu sedang masak apa?” tanya Suzanne sembari masuk ke dalam rumah Suzanne. “Daging panggang, kentang, wortel, buncis rebus. Aku mau membuat stick.” “Aku suka makan stick. Boleh aku bantu memasakmu?” tanya Suzanne yang direspons senyum semringah Anastasya. “Tentu. Kamu harus me

