"Dasar anak pembantu tidak tau diri. Setelah apa yang keluarga kami lakukan untuk mu dan ibumu. Kau dengan tidak tau malunya menggoda calon suami cucuku," gumam sinis Nenek dengan menatap foto Tio yang tengah memeluk Tia di ponselnya. *** Di kediaman keluarga Pradipta Hujan masih turun dengan sangat deras, dan gemuruh suara petir mampu membuat keadaan ruang keluarga, di rumah besar keluarga Pradipta itu, dipenuh dengan kecemasan. Raut wajah cemas, terlihat jelas di wajah Rahayu, "Rahayu duduklah dulu. Tia pasti sedang dalam perjalanan pulang," ajak nyonya Sintia yang sedari tadi melihat Rahayu mondar-mandir di depan pintu utama. "Tidak nyonya, lebih baik saya disini saja." tolak Rahayu sembari menggelengkan kepala, dan dengan nada hormat. "Iya Bu ... Ibu duduk saja disini. Sekarang T

