Pertemuan Pertama Lexsa dan Nyonya Victoria.

1116 Kata

Hening suasana pagi menyelimuti apartemen milik Lexsa, hanya suara samar mesin pendingin ruangan yang terdengar. Lexsa baru saja selesai mandi, tubuhnya masih terasa hangat sementara pakaian santai yang ia kenakan melekat nyaman di kulitnya. Di depan meja rias, ia duduk dengan tatapan kosong menembus pantulan dirinya di cermin. Wajahnya terlihat pucat, seolah menyimpan lelah dan rahasia penyakitnya yang sulit dijelaskan. Dengan tarikan napas pelan, ia meraih peralatan make up dan mulai menorehkan sentuhan tipis di wajahnya—sekadar menyamarkan kepucatan yang mengganggu matanya sendiri. Beberapa menit berlalu, hingga akhirnya ia memandang hasilnya dengan senyum kecil yang dipaksakan. Tanpa berlama-lama, Lexsa berdiri, merapikan rambutnya lalu melangkah keluar. Pintu apartemen ditutup perla

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN