Selepas kepergian Alena, Bunga mendengar suara barang-barang berjatuhan di dapur. Chika pergi kuliah, pembantu dan satpam di rumah itu belum juga kembali bercuti karena sedang pulang kampung. Dengan langkah gemetar Bunga pelan-pelan menuju ke dapur untuk memastikan siapa yang menjatuhkan semua barang di sana. Bunga terkejut melihat keadaan dapur yang sangat berantakan, jendela di rumah itupun sudah di rusak seseorang. "Ferry?" Bunga melangkah mundur saat di depannya tiba-tiba muncul sosok pacarnya. "Enggak ada yang bisa nolongin kamu lagi, Bunga. Berikan aku uang sekarang atau kamu akan menyesal." Wajah Bunga pucat, dia terus melangkah mundur, sedangkan mantan pacarnya terus berjalan ke arahnya dengan seringai yang sangat mengerikan. "Pergi atau aku akan berteriak!" ancam Bunga

