Bab 44

1511 Kata

Pov Author Tiga bulan setelah kejadian buruk yang menimpa Bunga, Alena mendapat kabar dari Dewi dan Bunga bahwa mereka ingin mengakhiri kerjasama. Dewi mengusulkan untuk menjual kafe yang mereka bangun bersama-sama. "Aku heran, kenapa bisa Dewi dan Bunga tiba-tiba sebenci ini padaku," curhat Alena pada suaminya. "Mereka itu songong, mentang-mentang lagi deket sama lelaki tampan jadi seenaknya sama kamu. Sudah enggak usah di pikirin, kalau mereka butuh, kapan-kapan juga mereka akan datang lagi meminta bantuanmu." "Rasanya berat sekali melepaskan kafe, banyak sekali kenanganku bersama Dewi dan Bunga di sana." Harry menatap istrinya yang berbaring di sebelahnya, "Kamu ingin mempertahankan kafe itu?" Alena mengangguk, "Iya, tapi itu mustahil. Aku tidak punya uang sebanyak itu untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN