"Sayang, kamu ada di dalam sama siapa?" Alex dan Bunga terkejut, itu suara Dewi. Mereka berduapun sangat panik. Alex mencoba menyembunyikan Bunga dalam lemari besarnya. Kamu ngumpet di sini dulu." ucap Alex, setelah itu dia mengunci lemari bajunya dan melatakan kunci dalam saku celananya. "Lex, buka pintunya. Kamu enggak lagi nyembunyiin sesuatu dariku, kan?" Dewi menggedor pintu dengan keras karena marah. Cepat-cepat Alex membuka pintu sebelum Dewi merusak pintu kamarnya. "Dateng kok enggak bilang-bilang sih, sayang!" ucap Alex setelah membuka pintu. "Kenapa harus bilang dulu, suka-suka akulah mau datang kapan saja. Aneh!" "Maksudku--" "Maksudmu apa? Takut ketahuan kalau kamu bawa cewek lain ke rumah ini?" potong Dewi. "Cewek apa? Jangan asal tuduh!" sangkal Alex. "Tadi

