Bab 50

2495 Kata

Alea tengah patah hati dalam kamarnya. Perutnya makin membesar, tapi usahanya menarik perhatian Harry tidak berhasil. Harry dan Alena justru makin terlihat memamerkan kemesraan di depannya. Tok...tok...tok! Suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya. Cekleekk... Alea membuka pintu sambil memasang senyum palsu. "Kita makan bersama Alea, Harry sudah menunggu di ruang makan!" ajak Alena. "Aku siap-siap dulu Mbak, kalian tunggu sebentar, ya!" "Ok!" jawab singkat Alena kemudian melangkah pergi menuju kembali ke ruang makan. Setelah Alena pergi, Alea memoles bedak ke wajahnya. Mematutkan diri di depan kaca agar bisa terlihat lebih menarik oleh Harry. Setelah selesai memoles wajah yang terlihat sedikit berlebihan untuk sekedar makan malam di rumah, dengan percaya diri Alea berjalan menuj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN