"Terimakasih banyak telah menolong kami dari lelaki brengs*k itu!" Gemetar suara Dewi terdengar, dia cukup gerogi berbicara dengan Alex kali ini. "Cuma lelaki pengecut yang beraninya sama perempuan. Sudah sepantasnya saya menghajar lelaki biad*b seperti dia!" balas Alex. Ucapanya terasa seperti menampar dirinya sendiri, dia ingat betul apa yang telah di lakukannya pada tiga mantan istri di masalalunya. Memukul dan menyakiti istri-istrinya hampir tiap hari ia lakukan. "Anda keren sekali, tadi. Sebagai ucapan terimakasih, kami akan mengundang anda makan malam di kafe milik kami malam ini. Gimana, apa anda tidak keberatan?" tanya Alena pada Alex. Dia sengaja mengundang Alex karena ingin mendekatkan lelaki itu dengan Dewi. "Tentu saja saya sama sekali tidak merasa keberatan." senyum Al

