Bab 24

1777 Kata

"Kau ingin mengancamku Sinta?" tanya Harry tak percaya. Dulu Sinta adalah wanita lembut dan sangat baik, Harry terkejut melihat Sinta bisa berubah selicik ini setelah putus darinya. "Ya, aku sedang mengancammu. Nasib kalian berdua ada di tanganku sekarang. Jangan mencoba bermain-main lagi di belakangku. Mengerti?" ancam lagi Sinta. Harry terkekeh, "Kau tak punya bukti apapun, kau pikir bisa menjebakku dengan ancaman tak masuk akalmu?" "Jika kau ingin aku mengumpulkan bukti, akan ku lakukan. Kau pikir ancamanku main-main, Harry?" kesal Sinta. "Lakukan, Sinta. Lakukan apa yang ingin kamu lakukan! Aku sudah siap menghadapimu, juga Bram!" balas Santai Harry menanggapi ancaman Sinta. Dalam hatinya memang khawatir, tapi dia tak mau memperlihatkan kehawatirannya di depan Sinta. Dia tak ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN