Bab 25

1533 Kata

"Bukan demi kebaikan kita, tapi demi kebaikan Mas sendiri. Maaf, Mas. Kali ini aku tak mau mengikuti perintahmu!" ucap tegas Alena. Plak! "Berlutut atau aku hajar kalian bertiga!" ancam Yudi. Lagi-lagi Sinta tersenyum penuh kemenangan melihat Alena di tampar Yudi. "Hajar saja kami, Mas. Aku takan mau berlutut di depan wanita ini!" Yudi marah, kemudian menarik tubuh Alena dan menghempaskannya di depan Sinta. Tepat di depan kaki Sinta tubuh Alena kemudian terjatuh. "Ayo minta maaf. Kalau kamu tak mau dua madumu aku seret juga ke sini lalu ku hajar di depanmu!" ancam Yudi. "Cepatlah, Len. Kau sudah ada di bawah kakiku, tanggal minta maaf apa susahnya!" cibir Sinta. Aku akan meminta maaf, tapi tolong tinggalkan kami berdua dulu!" pinta Alena pada Yudi. Yudi menoleh kearah Sinta,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN