"Kau pasti akan merasa sangat kesepian tinggal beberapa hari di rumahku, biasanya kan kau selalu nempel diketiak suamimu." ucap Sinta sambil mengantarkan Alena di kamar yang akan Alena tempati. Harry tengah sibuk mengurus butiknya di luar kota, karena seperti biasanya di setiap akhir tahun penjualan di butiknya akan sangat meningkat drastis. Untuk itulah untuk sementara waktu Alena akan tinggal di rumah Sinta. "Ya, kita jarang berjauhan selama ini. Kalau bukan soal urusan pekerjaan dia tak pernah keluar sendirian. Tapi ngomong-ngomong, kenapa kamu membawaku ke kamar Bram?" tanya Alena merasa kurang nyaman tinggal dikamar yang pernah mengukir kenangan buruk baginya. "Ini kamar paling besar dan mewah di rumah ini. Aku mau kamu merasa nyaman tinggal di sini. Apa kamu keberatan?" tanya Si

