Pov Yudi "Len, kali ini jangan tolak Mas lagi, ya. Mas akan berikan apapun yang kamu mahu. Mas janji!" Aku melonggarkan pelukanku. Aku mencoba mencium Alena namun dia kembali melakukan perlawanan. Dia mendorong tubuhku sampai aku benar-benar marah. "Cukup Alena, kesabaranku sudah habis berlembut-lembut denganmu!" Rahangku mengeras, Alena makin nglunjak jadi istri. Dulu dia penurut, tapi sejak aku menikah lagi, dia menjadi pembangkang seperti ini. Aku harus bersikap lebih tegas lagi agar dia bisa kembali menjadi istri penurut. Ku dorong Alena hingga tubuhnya membentur tembok. "Kali ini kamu tidak bisa melawan lagi!" Wajah cantik Alena berubah ketakutan. Aku suaminya, kenapa dia melihatku seperti melihat hantu. Keterlaluan! sebegitu takutnya dia menjalankan kewajibannya sebagai

