Bab 18

2219 Kata

Yudi keluar dari kantor Bram dengan perasaan lega. Bram dan kakak Bram akan berinvestasi untuk menolong perusahaannya dari kebangkrutan. Harry membuka pintu mobil untuk majikannya, setelah itu menutupnya kembali setelah Yudi masuk ke dalam. Yudi menanyakan perkembangan pencarian Rani pada anak buahnya melalui telepon. Saat anak buahnya mengatakan belum mengetahui keberadaan Rani, Yudi memaki-maki mereka. Harry tersenyum tipis melihat Yudi semarah itu pada anak buahnya. "Apa anda baik-baik saja, Pak?" tanya Harry pura-pura takut melihat kemarahan bosnya. "Gara-gara Rani, perusahaanku hampir saja bangrut!" jawab Yudi dengan penuh emosi. "Hampir? itu berarti Yudi berhasil membujuk Bram?" batin Harry. "Aku tak menyangka, Rani adalah orang yang sangat berbahaya. Cuma gara-gara aku t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN