"APA KATAMU?! SEHUN MENGHILANG?!" teriakku
"iyaaa.... hosh hosh... untuk apa aku bohong!" kata Baekhyun sambil mencoba mengatur napasnya kembali.
"ooh? hilang ya? hahahahah! kau kira aku bodoh heh?! kuda liar seperti dia masa bisa menghilang?! bahkan anak TK-pun bisa tahu arah jalan ke rumah!" teriakku.
setelah berteriak pada baekhyun, aku menutup pintu karena kupikir dia hanya bercanda atau mengerjaiku.
"tunggu-" katanya sambil menahan pintuku sebelum benar2 tertutup.
"apa?!"
"ak- aku sungguh2! tadi dia mendapat telepon.. sepertinya dari anak di SMA DS.. hosh hosh.."
"lalu? kenapa kalau dia ditelepon anak SMA DS? apa masalahnya? dia memang punya banyak pengikut bukan?"
"bukan begitu! saat menerima telepon itu, dia berteriak2 'JANGAN BERANI KAU SENTUH DIA! BIARKAN AKU BICARA DENGANNYA' setelah itu dia menutup teleponnya. lalu dia menelpon orang entah siapa.. dia hanya berkata 'dimana kau sekarang....?' setelah orang itu menjawabnya, muka Sehun mengeras dan sepertinya dia marah sekali. dan dia langsung berlari pergi. kami semua mencarinya dan menelponnya, tetapi tak ada yang menemukannya dan dia tak mengangkat teleponnya!"
tunggu... tunggu... ini aneh..'kamu dimana...?' ?? Sehun tadi bertanya padaku sewaktu aku di WC tadi..'JANGAN BERANI KAU SENTUH DIA! BIARKAN AKU BICARA DENGANNYA'
Sehun berkata begitu kepada anak DS? sepertinya dia ingin melindungi seseorang yang diambil/disandera oleh anak DS itu. 'kamu tidak boleh kesini! dan kamu tidak bisa kesini!' aku jelas berkata begitu pada dia tadi... jangan-jangan.....
"DIMANA TEMPAT KALIAN BIASA BERKELAHI?!" tanyaku panik
"eh?"
"mungkin Sehun di sana! cepat! ini gawat!"
"kami biasa berantem di gedung kosong sebelah sana...tapi kenapa?"
"sudah! kujelaskan sambil berlari saja!"
lalu kami berlari menuju gedung kosong yang ditunjukan baekhyun itu.
***
"apa yang mau kaujelaskan?" tanya baekhyun sambil kami berlari
"tadi Sehun menelponku." jawabku
"lalu?"
"aku bilang padanya.'jangan kesini dan dia tidak bisa kesini'."
"hem... ya? lalu apa hubungannya dengan semua ini?"
dasar kepala bawang.... masa dia belum mengerti juga.... -_-
"mungkin saja anak SMA DS itu ingin balas dendam pada Sehun soal kejadian kemarin, dan bisa saja mereka bilang mereka menyanderaku. dan dia harus datang sendiri kalau mau menyelamatkan aku... dan kata2ku kepadanya di telepon itu juga ikut meyakinkan dia tentang penyanderaanku."
"seperti di film2 dong maksudmu...? bukannya kamu saja yang terlalu banyak nonton film?"
"cobalah kau pikir! manusia dengan otak seperti Sehun apakah tidak akan tertipu dengan hal basi seperti ini? bayangkan saja kalau kau di posisi Sehun, apa yang akan kau lakukan?? otak kalian kan sama kadarnya... - _-"
"aku akan pergi menolong pacarku yang disandera. seorang diri tanpa membawa teman2...."
"nah, mungkin itu yang dilakukan Sehun sekarang... ini semua salahku..."
"oh... hem,,, aku mengerti. tenang saja, Sehun akan baik2 saja..."kata baekhyun dengan suara yang kurang yakin..aku tahu dia berusaha menghiburku, dan aku senang dengan perhatiannya ini..dasar monyet ini.. tahu juga cara menyenangkan orang.
kami berlari dan berlari menuju ke gedung kosong itu. tetapi tidak ada tanda2 dari Sehun sama sekali.
"ada tempat lain?" tanyaku.
"hem... kami juga biasa berantem di lapangan parkir terbuka dekat Sekolah.."
"ayo kita ke sana!"
"aku sudah menyuruh anak2 kelas 1 untuk mencari kesana, dan tidak ada tanda2 dari Sehun juga."
"tempat lain...?"
"sudah kami periksa. makanya aku pergi ke rumahmu, kukira siapa tahu saja dia disana." entah harus mencari kemana lagi.. aku dan baekhyun berkumpul dengan anak2 yang lain untuk mencari Sehun.
dan kami telah mencari2 hingga matahari sudah tenggelam, tetapi tetap saja tidak dapat menemukan Sehun. dan setiap kali kami berusaha menghubunginya, teleponnya selalu tidak aktif.
"ini semua salahku... harusnya aku tidak bercanda pada saat itu...." kataku
"kita pasti akan menemukannya, dia pasti baik2 saja." kata kyungsoo.
"ya.. dia tak akan mati semudah itu.." kata baekhyun. mati?? kenapa dia harus bilang mati sih???! dasar kera busuk.
"kemana lagi kita harus mencari? kita sudah mendatangi setiap tempat berantem kalian" tanyaku
"hm.... ada satu tempat yang belum kita datangi." kata kyungsoo
"apa?! jadi masih ada tempat berkelahi lain lagi?! kenapa tidak bilang dari tadi????!" tanyaku
"bukan begitu.. hanya saja ini belum tentu mungkin dia berada di sana.. tapi perasaanku mengatakan, Sehun berada di SMA DS."
SMA DS?
berarti kalau dia kesana seorang diri, dia pasti dikeroyok oleh banyak sekali orang dari SMA DS. tanpa seorangpun membantu...
"CEPAT KITA KESANA!" teriakku
kami menuju ke SMA DS dengan pasukan yang banyak.semua anak membawa motor, dan aku dibonceng oleh kyungsoo..heheehe, kyungsoo... aku dibonceng kyungsoo dan bisa memeluknya dari belakang,., hehehe hanna! fokus-fokus! ini bukan saatnya untuk hal seperti ini! nyawa Sehun sedang dipertaruhkan sekarang!
akhirnya kami sampai di SMA DS. semua anak memarkir motornya di depan gerbang SMA DS. sebagian ada yang ikut masuk kedalam dan sebagian menjaga di luar. dan 1/3 dari orang yang ada membawa pemukul baseball.
kami masuk ke daerah Sekolah. tapi tempat ini amat sepi. memang, kemungkinan besar pasti perkelahian sudah selesai sejak tadi. dan aku tak mau dan tak berani membayangkan bagaimana keadaan Sehun sekarang.
di sekeliling sekolah tidak ada tanda2 adanya orang maupun tanda bekas terjadi perkelahian,sampai akhirnya kami masuk ke GYM. di dalam GYM banyak darah berceceran di lantainya. ini sudah pasti bekas terjadinya perkelahian. di sana ada 1,2,3,.... 7 orang pingsan tergeletak di lantai!
oh tidak... aku mencari2 ada tidaknya Sehun di antara orang pingsan itu..tetapi dia tidak ada. dan aku bersyukur Sehun tidak ada di sini.
"ini jelas telah terjadi perkelahian" kata Kyungsoo.
"tapi tidak ada Sehun disini.. dimana dia?" tanya Baekhyun.
"entahlah, sepertinya kita harus mencarinya lagi. sebaiknya kita mencarinya di sekitar sini, siapa tahu dia pingsan di sekitar sini." aku tertegun mendengar pernyataan Kyungsoo yang satu ini...bagaimana jadinya bila Sehun benar2 pingsan di sekitar sini? bagaimana bila dia dilukai oleh anak2 lain? bagaimana kalau dia terluka amat parah?bagai-
"Hanna! tenanglah!" teriak Kyungsoo.
aku baru sadar ternyata aku gemetar dan air mata keluar dari mataku..aku sangat ketakutan bila apa2 terjadi pada Sehun.dan ini semua salahku!
"tenanglah... dia pasti tidak akan kenapa2.. sebaiknya kau pulang, ini sudah terlalu larut untuk seorang gadis berkeliaran di jalan. aku akan mengantarmu sementara yang lain mencari Sehun."
"tapi aku mau mencarinya juga." kataku
"kau hanya akan menghalangi pencarian kami. sebaiknya kau pulang dan menunggu kabar dari Sehun, itu lebih berguna untuk sekarang. karena aku tahu, Sehun pasti akan menghubungimu lebih dulu bila ada apa2."
"benarkah..?"
"tentu saja. kau kan pacarnya."
akhirnya aku memutuskan untuk pulang, dan Kyungsoo mengantarku. di sepanjang perjalanan aku terus berpikir dimana Sehun berada, hatiku sungguh tak tenang dan ketakutan. motornya berhenti 500 meter dari rumahku, karena akan lebih cepat bagi kyungsoo untuk memutar balik dari sini daripada mengantarku sampai ke depan rumah. dan aku turun dari motornya.
"tenang saja.. dia tidak akan apa2.. aku berani jamin." kata kyungsoo
"ya aku tahu.. tapi tetap saja aku sangat ketakutan. dan ini semua salahku karena bicara yang bukan2 di telepon tadi!"
"tenanglah.. ini bukan salahmu.. semua cowok pasti akan melakukan apa yg dilakukan Sehun."
"tapi... tapi.... hiks, hiks,hiks" tanpa tersadar aku menangis. dan ini pertama kalinya dalam hidupku aku menangis buat seorang cowok. dan aku tak tahu kenapa aku menangis.
"sudah, sudah... jangan sedih lagi, dia akan segera kembali" kata Kyungsoo sambil memelukku dengan sebelah tangan. dia sangat harum, sama seperti terakhir kali aku digendongnya. dan baunya menenangkan hatiku. untuk sebentar, aku merasa amat nyaman dan aman.
"ap... apa apaan ini........?" kata seseorang di belakangku
kyungsoo langsung melepas pelukannya. wajah kyungsoo mengeras dan dihantui rasa bersalah dan ketakutan.aku menghadap kebelakang. itu... itu...
"Sehun......?"