Tiga Puluh Enam: Perlahan tapi Pasti

1414 Kata

Mudah bagi Dany, untuk menemukan target mereka. Terimakasih kepada Bayu yang telah repot menghimpun identitas dan foto dari target informasi mereka. Sepertinya keberuntungan sedang berpihak padanya. Sedaritadi ia memperhatikan para target itu berpencar -pencar ke segala sisi ballroom, kini mereka semua sudah duduk di meja bundar yang ada di area VIP. Berpisah dari suami masing-masing yang telah berkelana menyapa kolega masing-masing. "Di area VIP ada Bu Ratih, Bu Eli, sama Bu Lili," gumam Dany sembari pura-pura sibuk menyesap jus jambu di tangan. "Mas tolong bantuin aku buat bisa gabung dong." Fandi mencuri pandang ke area tamu VIP, mendapati para perempuan yang dimaksudkan Dany. Ia mengangguk samar, memberi tanda agar Dany merangkul lengannya sebelum berjalan mendekat. Beberapa kali mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN