Pertunangan Arini sudah di depan mata. Sepucuk undangan berwarna biru tua berpadu warna keemasan, telah Vinka terima sejak jauh-jauh hari. Ia bahkan sudah mewanti-wanti Laras untuk mengosongkan jadwalnya selama beberapa hari sebab dirinya harus mengikuti segala prosesi acara dari awal hingga akhir. Bagaimanapun dia telah dikenal sebagai kekasih Haidar, secara tak langsung ia termasuk bagian dari keluarga. Namun, ia tak menyangka bahwa kedua orang tua Haidar telah menyiapkan semua yang diperlukan untuk Vinka. Vinka tak perlu pusing memikirkan bagaimana mengemas gaunnya, sebab Ibu Haidar sudah menyiapkan satu buah gaun berwarna senada dengan perempuan yang ada di keluarga mereka. Ia juga tak perlu memikirkan harus menghubungi siapa untuk mendandani, sebab Ibu Haidar telah menyiapkan make u

