Still Devan POV Gue gak nyangka sama apa yang gue denger, ini beneran dia ngomong kayak gitu? Seorang Zulfan yang terkenal pendiam, berani untuk melawan anak penkolan sekolah. Gue menatap penasaran apa yang akan terjadi setelah ini. Masa iya anak good boy mau untuk berantem, apalagi sama anak penkolan sekolah. "Lu lawan Ji!" teriak Arta yang masih memegang ulu hatinya, aku mengangkat satu sudut bibirku, mencemooh tingkah Arta yang suka sok menjadi preman sekolah. Zulfan sudah memasang ancang-ancang untuk melawan, gue terkesiap, itu ancang-ancang anak karate. Jangan bilang kalau dia anak karate? Dia? Zulfan Haikal? "Anak karate? huh." ledek Aji yang sudah mulai menyerang Zulfan. Beberapa saat kemudian, mereka yang tadi hanya menonton Aji dan Zulfan langsung ik

