Aaron memasuki rumah dengan tundukan kepala yang lunglai. Seakan tidak bisa menghentikan kegiatan menghela napasnya, ia pun terus saja melakukan hal tersebut di tengah langkahnya yang sudah menjauhi pintu. Ayunan kakinya bergerak tak sesemangat biasanya. Pikirannya masih cukup risau meski tak serumit di awal tadi. Untuk ke sekian kalinya, pria itu pun mengembuskan napasnya kasar. Berjalan melintasi dapur dan tak sengaja menemukan sosok sang gadis yang ia lihat sedang sibuk ke sana kemari entah mengerjakan apa. "Apa yang sedang gadis itu lakukan?" gumam Aaron menaikkan sebelah alisnya. Berdiri di posisinya yang tak jauh dari arah dapur, pria itu pun mengamati Pricilla yang terlihat begitu anteng melakukan sesuatu di sana. Dalam pengamatannya, Aaron mengikuti setiap pergerakan sang gadis

