Panas Yang Indah

1430 Kata

Devan tidak lagi mengendalikan dirinya. Ia mulai menjamah Dinda seperti yang gadis itu inginkan. Perlahan dan pasti. Ia mengambil pengalaman pertama Dinda yang selalu menjaga diri demi Devan. "Nila..." Akan tetapi semuanya hancur saat Dinda sadar yang Devan lihat saat ini adalah Nila. Pria itu mengira ia sedang melakukan hubungan panas dengan Nila. Pantas saja Devan sangat lembut dan tersenyum manis, batin Dinda. Sejak mereka bertunangan, tak pernah sekali pun Devan tersenyum lembut padanya. "Ya anggap saja aku Nila, Devan. Berikan semua cinta untukku, " lirih Dinda. Ia tidak perduli asalkan Devan menjadi miliknya. Dan ia akan menyakinkan Devan untuk bersamanya meski ia hanya menjadi yang kedua. Usai kegiatan panasnya, Devan terbangun dengan tatapan kosong. Ia melirik ke arah gadis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN