Tatapan mata dingin dari Nila langsung menusuk jantung Anggara. Membuat pria itu seolah melupakan dunia dan tersesat dalam pemandangan yang ia impikan. Rasa haus dalam jiwanya melumer bersama dengan kemunculan Nila. "Princess, akhirnya aku menemukan mu," ucap Anggara. Ia melangkah dengan tidak sabar untuk memeluk Nila. Semua ini membuat penduduk lokal meninggalkan keduanya. Mereka berniat pergi dari lokasi yang agak terpencil di pulau Procida ini. "Sudah biarkan mereka melepas rindu." "Benar, kita pulang saja. Lagi pula pulang dari sini butuh waktu lama agar sampai." Mereka memang harus menempuh jarak lima kilometer dengan menggunakan mobil. Beruntung Anggara menyewa dua mobil jadi mereka bisa meninggalkan Anggara di penginapan terpencil ini. Plak! Sebuah tamparan mendarat di pipi A

