Perasaan tidak enak menghampiri Anggara kala melihat ruangan yang sebelumnya ditempati Nila rapi. Bahkan tidak ada orang sama sekali. Perawat pun hanya berlalu lalang dengan kesibukannya sendiri. "Dimana Nila?" gumam Anggara. Ia memeriksa kamar mandi barang kali gadis itu ada di sana, tapi hasilnya nihil. Anggara pun menemui reseptionis. Dengan tidak sabar dan tanpa basa basi ia bertanya. "Dimana pasien di kamar itu?" Anggara menunjuk kamar bekas Nila sambil bertanya. "Oh, dokter bilang pasien perlu pemeriksaan lebih lanjut jadi dia membawanya ke rumah sakit yang peralatannya lebih lengkap," jawab reseptionis itu. "Rumah sakit mana?" "Tunggu sebentar, kami akan memeriksa datanya." Sang reseptionis segera mengetik di keyboard. Awalnya ekspresinya biasa saja, sampai beberapa menit kem

