Kepanikan Jennifer

1274 Kata

"Ahahahaha..." Suara tawa Anggara nampak menakutkan. Bahkan tanpa sadar tangan Marquist gemetar. Sama halnya dengan anak buah Marquist yang menyakitkan seperti apa Jacko. Pria itu diserang dalam satu kali pukulan dan pingsan. Padahal dia memakai pelindung. "Aku memang Marquist, kau akan memberiku Jennifer, kan?" kata Anggara seperti pria gila. Kondisi Anggara memang nampak tidak normal. Dia bahkan menjilat bibirnya seolah haus d4rah. Marquist mulai panik dan ia tahu kalau harus mencari informan baru atau hancur karena Anggara. Yang benar saja. Aku tidak akan tunduk pada b4jingan ini! tekad Marquist dalam hati. Pria itu pun balas menyeringai. Akan sangat memalukan jika sampai terdengar kalau ia takut pada Anggara. Harga dirinya akan hancur. Tangan Marquist terangkat membentuk kode.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN