Bos Besar Anggara

1064 Kata

Seorang gadis menunduk dan menangis ketakutan. Di sekelilingnya, sekelompok pria berpakaian lengkap juga senjat4 tengah berjaga dengan rapi. Tatapan mereka dingin, juga mengancam. Membuat Cecil ketakutan setengah mati. "Beraninya kamu menyentuh Nila," bariton pria dalam dan seksi terdengar menyapa Cecil. Gadis itu mendongak dan gemetaran saat tahu jika yang datang adalah Anggara. "Pa- Pak Anggara. Maaf, maafkan aku. Aku tidak akan mengulangi lagi hiks..." Cecil berlutut memohon pada Anggara. Instingnya mengatakan kalau nyawanya berada dalam bahaya. Anggara mencengkeram rahang Cecil dengan keras sampai gadis itu mengerang kesakitan. Air matanya pun semakin deras mengalir. "Kau selalu melakukan kesalahan yang sama, Cecil. Dulu aku diam karena kamu tidak menyentuh Nila, tapi tadi siang,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN