Bener-bener nih hari yang melelahkan, mangkel deh sama si James, nggak bantu malah nyusahin pas presentasi Meisya berjalan sambil berpikir tentang kekesalannya pada James yang terlihat cuek hari ini, tapi ia tidak berani macam-macam di kelas karena saat di kelas Mei tetap berlagak cuek juga pada James, sesuai permintaan James agar hubungan pertemanan mereka tidak diartikan macam-macam oleh mahasiswa yang lain di kelasnya. Meisya melangkah cepat, ia ingin segera berendam di bathup apartemennya. Saat belokan di lorong agak sepi di kampusnya tiba-tiba terdengar sapaan khas James dengan suara baritonnya. "Kayaknya ada yang mangkel nih." Meisya tersentak dan menoleh pada James yang menjejeri langkahnya. "Iya sebel aku sama kamu, pake nanya-nanya yang sulit lagi," sahut Mei mengerucut

