Lima Belas

1606 Kata

Pagi-pagi Mei dan Edwin dikejutkan oleh bunyi bel, tak lama disusul ketukan. Siapa sih, pikir Mei enak-enak tiduran malah ada gangguan, Mei bangun, berjalan ke arah pintu. Menyembul wajah tampan khas oriental, tinggi menjulang. "Hai James ngapain pagi-pagi ke sini?" tanya Mei dengan suara riang, dan Edwin tertarik untuk menengok siapa tamu Mei. Dari dalam ia bisa melihat wajah tamu Mei, ada rasa tak suka di wajah Ed mendengar suara riang Meisya pada tamunya. "Aku baru dari bandara, nih oleh-oleh buat kamu, happy valentine yah," ucap James. Mata Mei membulat. "Makasih James," ujar Mei memeluk cokelat besar berpita babypink. "Yah, aku balik dulu, capek baru dari Canada, eh jangan lupa tugasnya hmmm segera dikumpulkan," ucap James dan berlalu dari hadapan Mei. "Siapa dia Mei?" tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN