Chapter 25

1645 Kata

Harta yang Paling Berharga ???? Tiara ???? Aku sedang menyiapkan sarapan pagi dibantu Mbak Iyem. Papah sendiri sedang meminum kopinya sambil membaca koran. Kalau kalian bingung dengan Papah yang setiap hari menganggur, jawabannya sangat gampang. Papah adalah pensiunan. Beliau dulu bekerja di pemerintahan Kabupaten. Papah pensiun ketika usia 55 tahun, satu tahun sebelum aku menikah dengan Gilang. Tapi Papah punya usaha pertanian yang beliau geluti dari dulu hingga sekarang. Paham kan, kenapa papahku sesantai ini. Sebagai pemilik sawah, ya jelas Papah punya pegawailah. Para pegawailah yang mengerjakan semuanya. Papah sesekali menengok usahanya dan ikut terjun untuk urusan yang memang membutuhkan dirinya. “Mau langsung makan, Pah?” tanyaku pada Papah. “Nunggu Gilang aja.” Papah lalu kemb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN