Rama tersenyum kepada Sandra. Lelaki itu merapihkan anak rambut milik Sandra. "Sekarang masuk dan tidur!" perintah Rama. Sandra mengkerutkan keningnya. "Nanti ah, belum ngantuk." jawab Sandra masih duduk bersandar pada bahu Rama. Kedua sejoli itu masih duduk di teras rumah milik Sandra. "Udah jam setengah sembilan, yang." tukas Rama, memainkan rambut Sandra. "Ya biarin emang kenapa?" tanya Sandra, sekilas melirik Rama. "Angin malam itu nggak baik loh." ucap Rama. "Nanti aja, ah. Kamu kenapa nggak pulang?" kini giliran Sandra yang berbicara. "Ngusir ceritanya?" goda Rama, seakan-akan ingin merajuk. "Eum, di bilang ngusir sih enggak, tapi mau gimana lagi. Ini malam jadi ya intinya aku ngusir." ucap Sandra sembari tertawa. Membuat Rama memutar bola matanya kesal. Sandra masih tertawa,

