Chapter 43 : The Fact

2518 Kata

Arkana Axelle : Parkiran belakang istirahat kedua, gue tunggu Ponselnya bergetar karena pesan dari Arkan. Shea tersenyum menatap layar ponselnya. Ia tidak tahu mengapa Arkan memintanya datang ke sana tapi melihat Arkan mengirimkan pesan untuknya membuatnya senang.  Bahagia memang sederhana. "Ngapain senyum-senyum? Pacar baru?" tanya teman sebangkunya itu seraya menyenggol lengan Shea. Gadis itu menoleh sambil tersenyum, "mungkin?" "Siapa?" tanya teman sebangkunya itu lagi, namanya Ola dan hobinya adalah kepo. Shea tampak menimang-nimang keputusannya untuk memberi tahu atau tidak. Pada akhirnya ia menggelengkan kepalanya. "Nanti lo bisa naksir," balasnya lalu tersenyum. Ola mencibir dalam hati. "Ada yang mau ke depan untuk menyelesaikan soal nomor tujuh? Nanti saya kasih poin," ujar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN