Chapter 26 : Broke

2515 Kata

Semburat cahaya jingga mendominasi langit sore hari ini. Sedikit mendung dan ditemani kicauan burung yang hendak kembali ke sarang mereka seakan menggiring matahari untuk segera tenggelam. Sekolah pun juga sudah mulai sunyi, hanya tersisa bapak-bapak yang biasa membersihkan kelas dan mereka berdua yang sedang berdiri berhadapan di dekat pohon di lapangan basket. Seakan ada lapisan pembatas tinggi yang memisahkan mereka. "Mau apa?" terdengar dingin dan angkuh begitu keluar dari bibir Milan. Ia sedang berada di mood yang tidak baik untuk berdebat ataupun berbicaran dengan Arkan. Semantara itu aki-laki di depannya tidak menjawab, hanya menatap gadis di depannya lekat. Seakan ia tengah berbicara dengan orang lain. Terasa berbeda. "Kalau gak ada yang perlu diomongin, gue mau pulang," ia tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN