Bab 17: Tentang Tugas yang Tidak Pernah Usai

2214 Kata

    ***     Semua orang pasti memiliki titik lelahnya sendiri dan ketika itu kita boleh berhenti namun bukan berhenti untuk menyerah tapi berhenti untuk melanjutkan kembali apa yang belum usai     ***     “Gimana, Nek?” Rindu langsung menatap ke arah Karlita yang ternyata sudah selesai terlebih dahulu dari bimbingannya. Penampilan Karlita tidak jauh berbeda dengan Rindu, sama berantakannya, menghabiskan waktu untuk bimbingan berjam-jam sungguh menyiksa mereka belum lagi revisi yang tidak ada ujungnya. Tugas mereka seolah tidak pernah usai.     Ini adalah semester akhir Rindu dan Karlita untuk mendapatkan gelar magister. Mereka benar-benar berusaha untuk menyelesaikan dengan cepat dan sebaik yang mereka bisa, supaya bisa beranjak ke rencana lain yang sudah mereka diskusikan beberapa kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN