*** Semua orang pasti memiliki titik lelahnya sendiri dan ketika itu kita boleh berhenti namun bukan berhenti untuk menyerah tapi berhenti untuk melanjutkan kembali apa yang belum usai *** “Gimana, Nek?” Rindu langsung menatap ke arah Karlita yang ternyata sudah selesai terlebih dahulu dari bimbingannya. Penampilan Karlita tidak jauh berbeda dengan Rindu, sama berantakannya, menghabiskan waktu untuk bimbingan berjam-jam sungguh menyiksa mereka belum lagi revisi yang tidak ada ujungnya. Tugas mereka seolah tidak pernah usai. Ini adalah semester akhir Rindu dan Karlita untuk mendapatkan gelar magister. Mereka benar-benar berusaha untuk menyelesaikan dengan cepat dan sebaik yang mereka bisa, supaya bisa beranjak ke rencana lain yang sudah mereka diskusikan beberapa kal

