Mobil melaju pelan di jalanan kota kecil yang hening. Alexander duduk di kursi pengemudi, dan Cathrine duduk di sebelahnya. Udara malam yang dingin menambah ketegangan di dalam mobil yang sudah hening. "Cathrine," kata Alexander dengan suara lembut, "Ada sesuatu yang selalu mengganjal di hatiku selama ini. Kenapa kamu meninggalkanku ketika aku sedang koma di rumah sakit?" Cathrine menghela nafas berat. "Alex, itu adalah salah satu masa yang paling sulit dalam hidupku. Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya." Pandangan Alexander tetap tertuju pada jalan di depan, tetapi suaranya penuh dengan emosi. "Kita berdua tahu betapa dalamnya cinta kita satu sama lain. Aku hampir meninggal, Cathrine, dan waktu itu kamu adalah satu-satunya hal yang ada di pikiranku. Tapi aku bangun di rumah sakit d

