Part Nine

1124 Kata

Aku menikmati nafas hangat Arsen yang menggelitik leherku. Aku hanya bisa meremas rambutnya. Bibirnya mulai menjamah tubuhku, memanjakan tubuhku dengan bibirnya dan lidahnya yang sungguh sangat memabukan itu. Dingin yang tadi kurasakan sekarang hilang, tergantikan dengan rasa hangat dari tubuh Arsen. Asal kalian tau, ntah kemana kemeja yang tadi aku gunakan. "Ouuuuh" erangku ketika bibir Arsen menjilat nippleku sangat lembut. "Hmmmm aaaahhhh" kini lidahnya mulai menjelajahi payudaraku yang tidak tertutup apapun. "Kau sungguh mengagumkan, sayang" ucap Arsen setengah berbisik. Aku tidak terlalu memperdulikan apa yang dikatakan Arsen. Disini aku hanya memperdulikan lidah dan tangannya yang benar benar menjamahku. Arsen membuka kaos nya lalu membuangnya sembarangan. Dari bawah sini dap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN