7 tahun kemudian. Angin yang berembus pada penghujung bulan November terasa dingin. Hujan siang tadi, membuat udara semakin membuat kulit bergidik. Seorang pria dengan mantel biru panjangnya, berjalan dengan percaya diri melewati sebuah lapangan basket tanpa sedikit pun merasa terganggu dengan dinginnya udara saat itu. Senyum tipis mengembang dari bibirnya ketika melihat beberapa siswa berpakaian basket tengah mendapat pengarahan singkat dari sang pelatih. Pria bermantel putih itu menghentikan langkahnya tepat di belakang pelatih basket yang sejak tadi memberi pengarahan tanpa menyadari kehadiran orang lain. "Jangan terlalu keras, mereka nanti enggak akan konsen dalam permainan." Farros, guru olah raga yang merangkap sebagai pelatih basket di sekolah mereka dulu terkejut mendengar suara

