Persimpangan Jalan (37)

3610 Kata

“Aku langsung pulang tidak apa-apa kan?” ucap Harist berpamitan, setelah mengantar Aara pulang. Laki-laki itu bertekad besok setelah pulang dari kerja akan pergi ke rumah Naomi, mengatakan semuanya pada perempuan itu dan segera engakhiri kegusarannya selama ini. Dia akan kembali pada Aara dengan membawa perasaannya yang utuh dan hanya satu-satunya. “Iya, kamu hati-hati ya.” Timpal Aara. “Siaaap. Besok bangun pagi, kita cek outlet nasi empoknya ya.” Ucap Harist. “Okay.” Balas Aara. Setelah Harist meninggalkan rumah Aara, perempuan itu beranjak masuk ke dalam rumah. Namun dia menemukan ibu dan kakaknya telah menunggu. Aara yakin Devan pasti sudah menemui keluarganya. “Apa- Devan datang kesini?” tanya Aara. Kakaknya mengangguk, “Entah kita bisa percaya padanya atau tidak.” Ucapnya rag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN