"Memiliki sugar daddy? Pengacara yang baru bekerja beberapa tahun sepertinya nggak mungkin memiliki apartemen semewah ini." Livia melongo mendengar ucapan yang keluar dari bibir Reza. Beberapa detik kemudian Livia tertawa terbahak-bahak. Dia sampai memegang perutnya yang terasa hampir kram. "Ba-Bapak ada-ada saja! Saya ini perempuan yang setia! Apa Bapak lupa kalau saya bekerja di firma hukum nomor satu di Jakarta? Gaji saya satu bulan paling kecil itu 75 juta, Pak!" "Oh, pantas saja suamimu itu mau sama kamu! Suami mokondo macam dia memang begitu, ya?" ejek Reza. Sontak Livia menghentikan tawa. Atmosfer di ruangan itu mendadak canggung. Livia langsung menoleh ke arah Anton karena menduga lelaki itu sudah membocorkan informasi pribadinya kepada Reza. Namun, Anton terus menggeleng semb

