9. Jendela Hati

1793 Kata

Tiba-tiba hujan mengguyur Negeri Alam malam itu. Begitu deras begitu lebat. Siapapun takkan menyangka jika malam itu langit akan menurunkan berkahnya melalui hujan padahal sore hari langit begitu tampak cerah. Ratu Xie tertegun di depan jendela kamarnya, ia menatap keluar yang terlihat basah oleh hujan. Aroma hujan tak terelakkan lagi. Sesaat ia ingat akan ramalan itu. Ramalan yang terjadi tepat saat hujan tengah malam seperti ini. Kala itu hujan begitu sangat lebat melebihi malam ini. Hujan terlihat tak bersahabat, ia menurunkan banyak air hingga dalam hitungan jam saja negeri Awan sudah mulai dilanda banjir, terjadi gempa dimana-mana dan negeri mengalami kelumpuhan. Sang peramal istana datang dan tergopoh-gopoh ke hadapan Raja dan Ratu yang tengah sibuk memikirkan solusi neger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN