David pulang kerumahnya, hari ini ia ingin pulang dan memakan masakan bi Nisa, pembantu kesayangannya yang mungkin sudah ia anggap seperti mamanya sendiri. David memarkirkan motor sportnya di garasi. Hanya ada mobilnya yang ada di garasi, itu tandanya orang tuanya tidak ada dirumah, ia bersyukur mereka berdua sedang pergi, sehingga membuat David betah dirumahnya. David berjalan memasuki rumah bertingkat itu perlahan, hingga bi Nisa terkejut saat melihat David perlahan berjalan kearah dapur. “Ya Allah mas David!! Alhamdulillah mas akhirnya pulang juga..” seru bi Nisa sambil berjalan kearah David, David tersenyum kemudian mencium tangan bi Nisa. *Jadi gengs, David ini sebenarnya anak baik, dia hormat sama orang tua. Bayangin sama pembantu aja dia cium tangankan? Tapi tempramennya mendada

