21. Rencana Jahat

1171 Kata

Caca mengikat rambutnya menjadi ekor kuda. Ditatapnya pantulan dirinya di cermin. “Gue selalu ngalah sama lo Ca. Tapi kali ini gue gak bisa diam aja. Gue udah bilang gue suka sama Devan. Gue udah kasih peringatan! Tapi kenapa lo ngelewatin batas peringatan itu sih?” “Caca sayang. Sarapan yuk. Ditungguin papah nih..” teriak Linda, nyokap Caca. “Iyah maah. Caca turun!!” sahut Caca. “Mulai hari ini hidup lo yang dulu penuh kebahagiaan akan perlahan penuh kesengsaraan.. * * Hari ini jadwalnya latihan basket. Namun sesuai ucapan Caca kemaren. Ia akan berhenti menjadi tim kebanggan sekolah, tim Eca. Ia berjalan santai ke kelasnya. Banyak pasang mata yang menatapnya sinis. Ia tahu, pasti pertengkarannya dengan Caca kemaren sudah menyebar seantero sekolah. “Ca..” panggil seseorang dari ar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN