Arzam dan Vira pun akhirnya telah selesai makan siang. Masih ada beberapa makanan yang Arzam beli namun belum mereka sentuh karena telah merasa kenyang. "Kalau ini gak apa-apa sih ma bisa untuk nanti. Masih enak aja kok," ucap Arzam. Vira pun mengangguk. "Iya, zam. Makasih ya kamu sudah perhatian sekali sama mama," ucap Vira. Arzam tersenyum lalu mengangguk. "Iya sama-sama, ma. Kalau gitu Arzam permisi buang sampahnya dahulu ya ma," ucap Arzam. Vira pun mengangguk. "Iya nak," ucap Vira. Arzam lalu bangkit dari posisi duduknya. Ia kemudian membuang sampah makanannya dengan Vira tadi ke luar tepatnya di tempat sampah. Arzam memilih untuk duduk di luar terlebih dahulu. 'Akhirnya gue sudah benar-benar berhasil merebut hati nyokapnya Calvin. Kamu memang benar-benar cerdas, Arzam.' uca

