Arzam lalu melerai pelukannya dengan Vira. "Arzam izin ke kantin dahulu ya ma. Nanti kalau mama tiba-tiba ingin sesuatu, langsung hubungi Arzam saja ya ma. Oke ya ma?" ucap Arzam. Vira pun mengangguk. "Iya nak. Makasih ya," ucap Vira. Arzam pun mengangguk. "Iya ma sama-sama. Arzam tinggal ya," ucap Arzam. Vira pun mengangguk. Arzam lalu ke luar dari ruangan tersebut. Saat dirinya sedang berjalan di koridor rumah sakit, dirinya pun bernafas lega. "Huh finally gue bisa ke luar juga dari ruangan itu. Capek banget gue harus bersandiwara untuk berpura-pura peduli pada dua orang tua itu. Males banget," gumam Arzam. "Tapi gak apa-apa deh gini aja dulu sampai nanti semua yang gue inginkan bisa gue dapatkan. Seperti kata pepatah yaitu sakit-sakit dahulu senang-senang kemudian. Saat ini ga

