45. Setelah Menikah

1801 Kata

"Lelah itu biasa. Kecewa itu wajar. Namun percayalah dalam pernikahan bukan seberapa kali engkau lelah dan kecewa. Melainkan tentang seberapa lama dan kuat engkau bertahan." ----- Alinna terjaga. Melirik jam yang berada di atas nakas, sudah menunjukkan pukul lima subuh. Itu artinya, sekarang waktunya untuk menunaikan shalat subuh. Berbalik badan dengan perlahan, ia sedikit kebingungan. Sebagai wanita yang sudah berstatus istri orang, Alinna tidak mendapati sosok sang suami berada di sebelahnya. Lantas di mana pria itu berada? Kenapa tidak ada di tempat tidur yang sama dengan dirinya? Apakah Rayhan sudah lebih dulu bangun? Mengumpulkan seluruh kesadarannya, Alinna menegakkan tubuh. Mengedarkan pandangan ke segala arah, ia dibuat terkesiap ketika melihat sosok Rayhan yang tengah tertidur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN