bc

Cintai Aku, Suamiku

book_age18+
338
IKUTI
1.3K
BACA
CEO
like
intro-logo
Uraian

Tanisha Alifya, seorang gadis yatim berusia 23 tahun yang merantau di ibu kota jakarta hanya untuk mengubah perekonomian keluarganya. dia menjadi seorang petugas cleaning service di sebuah perusahaan yang di pimpin oleh laki-laki tampan dan dingin.

Zico Giovanno Putra , seorang di rektut utama di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan software, PT. ERPWare Indonesia. seorang di rektur yang masih muda berusia 28 tahun .memiliki kecerdasan dalam mengambil setiap peluang yang ada

pada suatu malam, karena berada dalam pengaruh alkohol ,Zico memperkosa Nisha dan menyebabkan Nisha hamil.

bagaimana kisah seorang di rektur utama yang berada di posisi teratas sebuah perusahaan jatuh Cinta dengan karyawan cleaning service yang posisinya paling di bawah. ?

BACA TERUS melanjutkan cerita mereka dalam Cintai Aku, Suamiku

*di usahakan untuk update tiap hari ,mohon dukungannya para readers tersayang 😘

chap-preview
Pratinjau gratis
BAB 1 : Aku Ternoda
"Nis, kita cabut dulu. lu beresin semua ya.." "baik kak' Nisha dengan rajin membersihkan semua ruangan .jam menunjukkan pukul 18:37 WIB, semua orang kantor sudah pulang .hanya dia saja yang masih tinggal. Nisha menyapu setiap ruangan dengan hati-hati . me lap dan merapikan meja semua karyawan. mengumpulkan setiap sampan yang berada di meja dan memasukkan ke dalam kantong sampah besar. mencuci piring dan gelas sisa makan para karyawan. ini adalah pekerjaannya setiap hari. memastikan kondisi di ruangan kantor itu bersih dan nyaman untuk di buat aktivitas kerja. ya, dia adalah seorang cleaning service .dia menekuni pekerjaan ini sudah hampir 2 bulan. memang pekerjaan yang berat tapi dia haris bertahan demi rupiah. gedung ini terdiri dari beberapa puluh lantai, hanya 4 lantai yang di gunakan untuk aktivitas kerja perusahaan pengembangan software tempatnya bekerja sekarang. sementara lantai gedung yang lain disewakan. dia bersama 5 temannya yang lain bertugas untuk membersihkan 4 gedung itu. namun, karna dia anak baru teman-temannya yang lain selalu membuatnya kerja lebih, seperti halnya hari ini disaat yang lain pulang, dia harus kerja extra membersihkan seluruh ruangan. Nisha membersihkan lantai perlantai dengan tekun. kemudia tibalah ia di lantai paling atas. lantai ruangan direktur utama berasa. Nisha sedikit terkejut melihat lampu di ruangan direct masih menyala. belum pulangkah pak Zico.? apa yang di lakukan beliau jam segini? kenapa beliau belum pulang disaat sekertaris dan asistennya sudah pulang. ? apa yang harus kulakukan? haruskah aku menunggu pak Zico pulang terus aku membersihkan ruangannya? atau menunggu besok pagi saja! jujur saja, selama 2 bulan ia bekerja di perusahaan ini ia belum pernah melihat direct nya secara dekat. dia hanya bisa melihat pak Zico dari kejauhan ,itupun hanya sekilas. tapi menurut informasi dari sesama CS (cleaning service), pak Zico itu orangnya tampan dan dingin. sangat menjaga jarak dengan bawahannya, beliau hanya mau berhubungan dengan orang-orang yang dianggap penting saja. orang seperti Nisha sangat tidak mungkin untuk bisa berkomunikasi dengan pak Zico. lama Nisha berdiri dengan bingun, namun setelah pertimbangan agak lama akhirnya dia memilih untuk menunggu. dari dalam ruangan tersebut, Nisha mendengar atasannya sedang berbicara dengan nada tinggi. untuk ukuran orang setenang dan sedingin pak Zico. rasanya cukup luar biasa mendengarnya berbicara seperti itu, sepertinya atasannya itu sedang berdebat dengan seseorang dan pada akhirnya.!! PRAAAANNNGG! tiba-tiba terdengar barang pecah disusul dengan barang pecah lainnya. Nisha terhenyak dalam diamnya , seketika nyalinya menjadi ciut, pak Zico benar-benar marah. moodnya benar-benar tidak Bagus saat ini. sepertinya ini bukan waktu yang tepat untuk membersihkan ruangan beliau. Nisha memutuskan untuk pulang dan membersihkan ruangan itu besok harinya, dia berbalik dengan tiba-tiba dan... PRAAANNGG! dia memecahkan pot bunga yang ada di meja sekertaris .Nisha cepat-cepat berjongkok dan mulai mengambil satu persatu pecahan pot dengan tangan bergetar. dia berharap direct yang sedang marah itu tidak mendengar suara pot yang pecah. "siapa disana? " DEG! Nisha mendengar suara pintu di buka dan sura langkah kaki berjalan mendekat padanya. dengan pelan-pelan dan ketakutan dia menoleh kebelakang dan benar saja, laki-laki itu sudah berada di belakangnya dengan sikap mendominasi. benar kata temannya, pak Zico laki-laki yang sangat tampan. tingginya mungkin 185cm, badannya berotot dan wajahnya sangat maskulin, wajahnya berpaduan antara Jawa dan eropa, benar-benar eksotik ,hidungnya mancung dan bibitnya tipis sangat sensual, sedangkan matanyu, matanya terlihat marah saat sedang melihatnya, di lihatnya dari sudut pandang manapun, laki-laki ini sepertinya sedang mabuk ,bau minuman keras mulai tercium dari tubuhnya. "siapa kamu? " "saa... saa..say petugas cleaning service pak" "sedang apa disini.? " "eh.. emmm.. sedang membersihkan ruangan pak " "kamu menguping pembicaraan ku kan.?" "tidak pak" "jagan berbohong kamu, sini kamu.!! " Zico menarik tangan Nisha, menyeretnya ke ruangannya kemudian ka menghempaskan tubuh Nisha di sofa ruang kerjanya. BRUUUK Nisha terjatuh di atas sofa dengan keras,sebelum ia menyadari apa yang sedang terjadi .Zico tiba-tiba sudah ada diatasnya mengunci dan menindih tubuhnya .dengan satu tangan Zico memegang kedua tangan Nisha sedangkan tangan satunya mencekram wajah wanita itu. "hei wanita.!! berani-berani nya kamu mencampakkan ku.!" Zico mulai mercu, matanya merah dan tidak fokus kemudia ia menutup mulut Nisha dengan bibirnya, *******habis bibir wanita itu , tangannya mengunci wajah Nisha agar tidak bisa menghindar dari ciumannya. Nisha berusaha berteriak, namun suaranya tak kunjung keluar dari mulut nya, Nisha berusaha melepaskan diri dari Zico, tapi tubuh laki-laki itu terlalu kuat, tidak ada kesempatan baginya untuk melepaskan diri. Nisha mulai menangis, bulir demi bulir air mata mengalir disudut matanya sementara Zico masih terus menciumnya ,******* dengan keras dan mengigitnya, ciuman yang brutal penuh kemarahan. tangan Zico mulai menjelajah, menarik paksa baju Nisha sehingga membuat kancing baju itu terlepas dan berserakan dimana-mana .Zico menatapnya dengan mata nanar, pancaran api gairah dan kemarahan terlihat dimatanya, secepat kilat ia menerkam Nisha. "toloooong.... toooolong.. ! paaaaak tooolong lepaskan saya paaaak! Nisha berusah berteriak dengan suaranya yang tercekat , dia begitu putus asa, sepertinya ia sudah merasa hal buruk akan terjadi padanya. yang bisa dilakukannya hanyalah berteriak dan meminta pertolongan. Zico menyumpal mulut Nisha dengan tangannya ,dia masih saja terus melanjutkan aktivitasnya ,dengan tidak sabar Zico mulai melepas pakain Nisha dengan paksa, setelah berhasil membukanya kemudian ia melepaskan Nisha sbentar dan melepaskan pakainya sendiril, kesempatan ini digunakan Nisha untuk bangkit dan berlari ke arah pintu ,namun sebelum dia mencapai daun pintu, tubuhnya sudah disergap dari belakang da di gendong oleh laki-laki itu. "pak, lepaskan saya. ! jangan perkosa saya pak.! tolooong pak! " Nisha berteriak-teriak mengiba ,wajahnya terlihat panik, air mata mengalir dengan derasnya namun Zico mengabaikannya, matanya sudah tertutup nafsu, pikirannya sudah tidak lagi jernih, yang ada dipikirannya dia harus menyiksa wanita ini, membuatnya tunduk agar wanita itu tahu bagaimana rasanya di campakkan. Zico kembali menghempaskan tubuh Nisha di sofa dan menindihnya, dengan seluruh tubuhnya dia menutupi tubuh Nisha, menekan tubuh Nisha dengan berat tubuhnya ,berusaha untuk menaklukkan tubuh wanita itu. dia kemabali ****** bibir Nisha, tidak memberikan kesempatan Nisha untuk melawan, sementara tangannya menjelajah kesana kemari ,Zico mulai memposisikan tubuhnya. "pak, tolong lepaskan saya pak...! saya hanya seorang karyawan pak, tolong pak... " Nisha mulai menangis susugukan, suaranya sudah mulai lirih karna sudah terlalu banyak menengis, tubuhnya mulai lelah karna terlalu banyak melawan, dengan lemah Nisha memukul-mukul d**a Zico yang tidak berdampak apa-apa pada pria itu. Zico tetap tidak menghiraukan, matanya sudah sangat tertutup oleh nafsu, dia sudah tidak peduli dengan siapa dia bercinta , yang dia butuhkan sekarang dia harus melepaskan dorongan hasratnya ini juga, akhirnya dengan sekali sentakan Zico menguasai tubuh Nisha. Nisha menjerit kesakitan, Zico menutup mulut wanita itu dengan mulutnya, dia tetap mendorong tubuhnya kedalam tubuh Nisha dengan kasar, membuat tubuh wanita itu gemetar kesakitan, Nisha tidak mampu melawan , hanya air mata yang masih mengalir di sudut matanya ,tatapan matanya menjadi sayu dan kosong, dia sudah ternoda..

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

TERNODA

read
199.0K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.0K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.1K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
64.7K
bc

My Secret Little Wife

read
132.2K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook