Luc membuka matanya perlahan. Dia sedang duduk di kursi tengah ruangan. Tidak bisa berbuat apapun, dia langsung menyadari keadaannya karena kedua tangan sekarang sedang terborgol besi anti malaikat agung. Iya, bagaimana pun Luc adalah seorang malaikat agung— borgol khusus itu terdapat logam surgawi yang mengekang kekuatan dari malaikat. Borgol yang jelas hanya dimiliki oleh para tentara Tuhan kalangan atas. Dia mengedarkan pandangannya ke segala arah. Ruang kotor. Kosong. Penuh sarang laba-laba. Jendela rusak. Pencahayaan sinar matahari tidak bisa masuk. Gelap dan lembab. Lantai pun kelihatan dipenuhi debu dan bekas lumpur dari sol sepatu seseorang. “Sempurna.” Dia mengatakan itu dengan nada malas. Seperti biasa, dia tahu kalau sedang ditikam dari belakang oleh saudaranya. Tapi, untuk

