99. Sebuah Mantera

2840 Kata

Hari sudah hampir malam. Pencahayaan di bangunan kuno tengah pemakaman ini me jadi semakin gelap. Tidak ada pasokan cahaya yang cukup. Meskipun begitu, baik Lucifer dan Lilith bisa melihat dengan jelas. Mata mereka saja merah berkilau, memancar satu sama lain. Lucifer tampak belum puas dan masih senang menggoda gadis yang merupakan kekasihnya ini, Lilith. Akan tetapi, Lilith masih tidak sadar-sadar juga, dia malah semakin marah karena tubuhnya telah disentuh oleh tangan iblis itu. Dia sendiri adalah iblis, tapi ingatan yang terbenam dalam pikirannya membuat dirinya membenci Lucifer saja. Lilith benar-benar murka sampai seluruh otot di sekujur tubuhnya mengeras hingga terlihat jelas di balik kulit. Wajahnya saja sampai memancarkan aura hitam yang mengerikan karena muak dengan tangan Luc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN