Posisi itu tidak berubah sama sekali. Iya, Lucifer mencengkram tangan Lilith dengan satu tangan, sementara tangan lain menahan lehernya. Kukunya sudah berubah menjadi hitam dan meruncing. Itu menandakan dia benar-benar sudah marah. Kuku yang setajam bilah pisau tersebut menyentuh kulit mulus bawah leher Lilith. Siap kapanpun untuk menusuknya. Lucifer tidak ingin melukai Lilith, tidak juga ingin melepaskannya juga. Beberapa menit yang lalu dia mendengar kalimat yang sangat tidak ingin dia dengar sekalipun itu kepalsuan yaitu Lilith mencintai iblis. Cinta memang kata yang tidak cocok untuk menggambarkan hubungan antar iblis. Akan tetapi, dia bersungguh-sungguh mencintai Lilith, entah apapun nama perasaan yang dia miliki ini, yang pasti dia cemburu berat mendengar hal itu. Iya, rasanya hampi

